Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
 BANDAR CEME TERBAIK INDONESIA
AGEN POKER ONLINE
AGEN JUDI POKER ONLINE
AGEN DOMINO ONLINE
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Legenda Liverpool, Robbie Fowler merasa saat ini The Reds tengah menghadapi momen-momen penentu dalam perburuan gelar juara Premier League 2018/19. Mentalitas skuat Liverpool tengah diuji setelah takluk dari Manchester City.

Jumat (4/1) dini hari WIB lalu, Liverpool menelan kekalahan pertama di Premier League. Kekalahan itu datang dari Man City, sang juara bertahan. Hasil itu juga memangkas jarak kedua tim, Liverpool hanya unggul empat poin dari Man City.

Tak hanya itu, kekalahan tersebut juga berpotensi jadi sumber masalah skuat Liverpool. Saat ini Liverpool memang masih memimpin klasemen sementara, tapi mereka belum pernah jadi juara.

Berbeda dengan Man City yang sudah paham betul hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk meraih trofi. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini:

Harus Terus Menang

Tugas Liverpool cuma satu: terus menang untuk menjaga jarak. Namun, Fowler percaya hal itu tak mudah bagi tim Liverpool saat ini, yang belum pernah merasakan kejayaan meraih trofi.

“Saya pikir Man City adalah tim hebat yang memiliki pemain-pemain yang dibutuhkan untuk melaju tak terkalahkan lagi, yang berarti Liverpool harus melakukan hal yang sama,” ujar Fowler kepada Express.

“Dan itu adalah hal berat untuk tim yang belum pernah merasakan juara sebelumnya, yang belum pernah menjuarai liga.”

Yang Paling Sulit

Yang Paling Sulit
Skuat Liverpool meratapi kekalahan dari Man City. © AP

Liverpool berusaha mengejar gelar pertama selama 30 tahun terakhir, langkah pertama selalu yang paling sulit. Ketika mereka unggul, Liverpool harus bisa mengatasi tekanan yang begitu tinggi di puncak.

“Saya bicara dengan Ryan Giggs soal hal ini dan dia mengatakan dari semua gelar yang sudah dia raih bersama MU, gelar pertama masih yang paling sulit.”

“Ketika anda di atas, dalam jarak yang bisa disentuh, dalam posisi untuk juara, tekanan itu datang, ekspektasi meningkat, dan anda merasakan setiap momen itu dengan begitu jelas,” tutup Fowler.