Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
Duniavegas Bandar Bola Online Terpercaya
Agen Togel Online Terpercaya Indodingdong
 Slot Kosong
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Kekalahan Juventus dari Atletico Madrid (0-2) pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018/19, Kamis (21/2) dini hari WIB tampaknya tidak bisa diterima begitu saja oleh Cristiano Ronaldo. Penyerang anyar Juve ini tampak kesal dan menyombongkan torehan trofi Liga Champions sepanjang kariernya.

Ronaldo memang tidak bisa berbuat banyak pada pertandingan tersebut. Atleti menerapkan taktik jitu untuk menghentikan serangan-serangan Juve. Meski menguasai bola, Juve tidak banyak mengancam gawang Jan Oblak.

Dua gol Atleti lahir dari pola yang mirip. Dimulai dari eksekusi bola mati, lalu terjadi kemelut di depan gawang Juve, dan bola disambar Jose Gimenez serta Diego Godin untuk mencetak dua gol Atleti.

Skuat Juve percaya mereka bisa membalikkan keadaan di leg kedua nanti. 

Lima Liga Champions!

Meski Juve kalah, Ronaldo tampaknya tidak mau meninggalkan Wanda Metropolitano begitu saja. Pasca pertandingan, saat berjalan di mixed zone Ronaldo menegaskan kembali kekuatannya.

“Saya punya lima trofi Liga Champions. Anda [Atletico] nol,” tegas Ronaldo, tentu sambil mengangkat gestur lima jari.

Pernyataan Ronaldo ada benarnya. Atletico sebenarnya pernah dua kali mencapai final Liga Champions, tapi pada dua kesempatan itu mereka takluk dari Real Madrid – yang kala itu masih dibela Ronaldo.

“Kita lihat saja di leg kedua,” imbuh sang megabintang.

Faktor Ronaldo

Faktor Ronaldo
Cristiano Ronaldo Dan Antoine Griezmann © AFP

Ucapan Ronaldo tidak bisa dianggap remeh. Dia merupakan pemain terbaik dalam sejarah Liga Champions. Dia merupakan pemain yang paling banyak mencetak gol di Liga Champions, dengan torehan 121 gol.

Juve membeli Ronaldo juga hanya dengan satu tujuan: menjuarai Liga Champions. Kapten Portugal itu sudah paham betul caranya menjuarai Liga Champions. Jika ada satu pemain yang bisa menyelamatkan Juve saat ini, Ronaldo-lah jawabannya.

Mentalitas Juve juga tidak bisa diremehkan. Meski kalah dua gol di leg pertama, bukan berarti mereka tidak bisa membalikkan keadaan di leg kedua. Masih teringat jelas musim lalu ketika mereka kalah 0-3 dari Real Madrid di Turin pada leg pertama dan sempat unggul 3-0 pada laga leg kedua di Santiago Bernabeu.

Saat itu, Madrid berhasil lolos ke babak berikutnya setelah mencetak satu gol balasan di pengujung laga, tentu karena satu pemain: Cristiano Ronaldo.