Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
 BANDAR CEME TERBAIK INDONESIA
AGEN POKER ONLINE
AGEN JUDI POKER ONLINE
AGEN DOMINO ONLINE
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Selain bersama Maurizio Sarri, Eden Hazard juga pernah merasakan pengalaman dilatih oleh pelatih-pelatih Chelsea sebelumnya seperti Antonio Conte dan Jose Mourinho. Pemain asal Belgia tersebut tahu apa yang berbeda di antara ketiganya.

Sarri didapuk sebagai pengganti Antonio Conte yang gagal membawa Chelsea finis di empat besar klasemen akhir Premier League musim kemarin. Pria asal Italia itu dianggap sebagai kandidat terbaik melihat bagaimana ia sukses membawa Napoli berbicara banyak di Serie A.

Pada beberapa pertandingan awal, The Blues dibawah asuhan Sarri terlihat menjanjikan. Enam laga pertamanya di semua ajang sukses ia sapu bersih dengan kemenangan. Belum lagi dengan fakta bahwa mereka tak terkalahkan dalam 18 pertandingan berturut-turut.

Menggilai Penguasaan Bola

Permainan Chelsea di bawah Sarri terlihat jauh lebih menarik, terlebih jika dibandingkan dengan era kepelatihan dua sosok sebelumnya. Hazard, yang telah merasakan asam garam sepak bola dengan pelatih yang berbeda-beda, mengungkapkan perbedaan The Blues saat ini.

“Penguasaan! Penguasasan! Pelatih menyukai penguasaan bola! Dia selalu berbicara soal statistik. Angka. Penguasaan bola. Tembakan. Kesempatan mencetak gol,” ujar Hazard kepada The Times.

“Di masa lalu kami lebih terbiasa bermain dengan serangan balik. Beda dengan Sarri ketimbang Conte dan Mourinho. Terkadang kami harus mempertahankan penguasaan bola, dan saya paham fans ingin kami menyerang, tapi ini adalah bagian dari sepak bola,” lanjutnya.

Sedang Beradaptasi

Konsep taktik yang diterapkan oleh Sarri sepertinya sulit dicerna oleh para pemain Chelsea. Namun Hazard mengatakan bahwa dia serta rekan-rekan setimnya sedang berupaya keras untuk beradaptasi dengan strategi yang diterapkan oleh pelatih berumur 60 tahun itu.

“Kami masih mempelajari konsepnya. Kami cukup baik. Saya suka jenis sepak bola seperti ini. Sarri adalah pelatih yang hebat. Dia sudah tua, tapi cara berpikirnya sama seperti bagaimana saya memikirkan sepak bola,” tambahnya.

“Saat kami menguasai bola, kami mendapatkan kebebasan, tidak hanya saya tapi juga striker [Gonzalo Higuain] dan [sayap] kanan Willian ataupun Pedro, jadi kami bisa bergerak lebih sering,” tutupnya.

Hazard diyakini akan kembali tampil pada laga lanjutan Premier League, apalagi jika mengetahui bahwa Chelsea akan bertemu salah satu klub raksasa Inggris, Manchester City. Partai yang berlangsung pada hari Minggu (10/2) nanti itu akan digelar di Etihad Stadium.