Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) baru saja selesai menggelar acara The Best FIFA Awards 2018. Penghargaan itu diberikan kepada pemain sepak bola terbaik dalam setahun terakhir.

Dalam acara tersebut, FIFA memberikan sembilan penghargaan yang berbeda. Gelar bergengsi Pemain Terbaik FIFA 2018 jatuh kepada gelandang Real Madrid Luka Modric.

Gelandang asal Kroasia itu berhasil menyisihkan Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah. Sementara itu, gelar kiper terbaik dimenangkan Thibaut Courtois dan Didier Deschamps mendapat penghargaan pelatih terbaik.

Namun, ada sejumlah keputusan dalam penghargaan The Best FIFA Awards 2018 itu yang mengundang perdebatan. Beberapa penghargaan dirasa seperti salah alamat.

Berikut ini empat keputusan dari The Best FIFA Awards 2018 yang tidak masuk akal seperti dilansir Sportskeeda.

Tak Ada Salah dan De Bruyne di FIFPro XI

Tak Ada Salah dan De Bruyne di FIFPro XI

Mohamed Salah © AFP

Mohamed Salah adalah salah satu dari tiga pemain yang masuk nominasi penghargaan pemain terbaik tahun ini bersama Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Oleh karena itu, sangat masuk akal kalau pemain Mesir itu masuk dalam FIFPro XI. Namun, faktanya tidak begitu.

Salah tak masuk FIFPro XI tahun ini karena kalah dari Kylian Mbappe dan Eden Hazard. Hazard dan Mbappe menjalani Piala Dunia yang fantastis dan musim yang bagus di level klub, tetapi tentu saja itu masih belum cukup untuk berada di atas Salah.

Bintang Liverpool itu bukanlah satu-satunya pemain Premier League yang tidak masuk FIFPro XI. Kevin De Bruyne adalah arsitek Manchester City saat memecahkan rekor di Premier League dan dia juga memainkan peran besar dalam membawa Belgia ke semifinal Piala Dunia 2018.

Meski mencatatkan assist terbanyak di lima liga top Eropa dan tidak menang PFA Player of the Year karena Salah, gelandang Manchester City itu tidak masuk FIFPro XI. Bahkan, tidak satu pun pemain dari skuat Manchester City yang masuk dalam daftar.

Ini mungkin akan memicu perdebatan, tetapi Salah dan De Bruyne sangt pantas masuk FIFPro XI ketimbang Hazard dan Mbappe.

Salah Menang Puskas Award

Salah Menang Puskas Award

Mohamed Salah © AFP

Meski Salah tidak masuk dalam FIFPro XI, ia masih mendapat penghargaan dalam acara tersebut. Namun, itu bukanlah penghargaan yang sangat layak diterimanya.

Salah mendapat Puskas Award untuk gol terbaik tahun ini dan dia memenangkan penghargaan tersebut atas golnya melawan Everton di Anfield pada bulan Desember 2017. Namun, gol tersebut masih belum layak untuk menjadi pemenang.

Pertama, itu bukan gol terbaik Salah untuk Liverpool. Gol keduanya melawan Spurs di Anfield atau gol pertamanya melawan AS Roma masih bisa dipertimbangkan.

Situasi ini mengingatkan pada Olivier Giroud yang memenangkan Puskas Award tahun lalu meski Emre Can mengalahkan Giroud dalam Premier League Goal of the Season.

Kedua, dan yang lebih penting, ada banyak gol yang lebih baik dalam nominasi penghargaan tersebut. Gol salto Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale di Liga Champions bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Selain itu masih ada tendangan kalajengking Riley McGree.

Courtois Menang Penghargaan Kiper Terbaik Tapi Tak Masuk FIFPro XI

Courtois Menang Penghargaan Kiper Terbaik Tapi Tak Masuk FIFPro XI

Thibaut Courtois © AFP

Thibaut Courtois, Hugo Lloris, dan Kasper Schmeichel masuk nominasi untuk penghargaan kiper terbaik dan mengalahkan kiper hebat lainnya seperti David De Gea, Jan Oblak, Marc-Andre ter Stegen dan Alisson Becker.

Thibaut Courtois akhirnya memenangkan penghargaan tersebut sangat masuk akal kalau kiper Real Madrid itu masuk FIFPro XI. Namun, FIFA berpikir sebaliknya.

David De Gea justru masuk dalam FIFPro XI meski FIFA menganggapnya tidak layak masuk nominasi tiga besar untuk penghargaan kiper terbaik.

Dani Alves Masuk FIFPro XI

Dani Alves Masuk FIFPro XI

Dani Alves. © AFP

Dani Alves pantas masuk dalam FIFPro XI selama bertahun-tahun tetapi tahun ini dia sudah seharusnya tidak terpilih.

Alves membantu PSG memenangkan gelar Ligue 1 tetapi ia mengalami cedera menjelang akhir musim 2017/18. Akibatnya, pemain asal Brasil itu harus melewatkan Piala Dunia. Jadi dalam kasus ini, masuknya nama Alves tidak terpengaruh dengan penampilannya di Piala Dunia.

Kyle Walker menjalani musim yang fantastis bersama Manchester City dan Dani Carvajal untuk Real Madrid. Salah satu dari mereka seharusnya berada di XI, tetapi nyatanya tidak.

Bahkan, pemain-pemain seperti Kieran Trippier, Joshua Kimmich, Trent Alexander-Arnold, Thomas Meunier dan Sergi Roberto lebih masuk akal daripada Dani Alves tahun ini.